SELAMAT DATANG

Minggu, 08 Mei 2011

Download Master Video Converter Dengan Serial


Video Converter Master merupakan aplikasi yang kompatibel, aplikasi ini mudah digunakan hanya dalam 4 langkah untuk membakar, mengubah, membagi dan menggabungkan berbagai format video yang berbeda. aplikasi ini mendukung format AVI, MPEG1, MPEG2, MPEG 4, VCD, DVD, SVCD, RMVB, RM, WMV dan format video apapun yang paling sering digunakan.

Berikut adalah beberapa fitur dari “Video Convert Master”:

* Burn videos in DVD/VCD/SVCD; · Burn video dalam DVD /VCD / SVCD;
    * Convert AVI, DVD, VCD, SVCD, MPEG, MPEG 1, MPEG 2, MPEG 4, RM, RMVB, WMV and other video format; · Konversi AVI, DVD, VCD, SVCD, MPEG, MPEG 1, MPEG 2, MPEG 4, RM, RMVB, WMV dan video format lain;
    * Convert your movies in batch mode · Mengkonversi film Anda dalam modus batch
    * Live preview during conversion · Live preview selama konversi
    * Capture from DV, WEB Camera, VCR, TV Tuner, and Analog Camera. · Capture dari DV, WEB Camera, VCR, TV Tuner, dan Analog Kamera.
    * Split AVI, VCD, DVD or other videos into several ones · Split AVI, VCD, DVD atau video yang lain ke dalam beberapa
    * Merge AVI, VCD, DVD or other videos in one movie · Gabung AVI, VCD, DVD atau video lainnya dalam satu film
    * Customizable video screen size, audio/video bit rate, frame rate · Customizable video ukuran layar, audio / bit rate video, frame rate



Download Video Master Converter + Serial

Jumat, 06 Mei 2011

Hati-hati!! Aktivasi Otak Tengah Ternyata Bohong dan Tidak Ilmiah


Menanggapi maraknya seminar aktivasi otak tengah yang biayanya jutaan rupiah, Guru besar dari Universitas Negeri Medan (Unimed) Profesor Syaiful Sagala mengimbau masyarakat Sumatera Utara (Sumut) agar lebih berhati-hati mengikuti apa yang disebut sebagai program pemberdayaan otak tengah.

Program ini kini mulai menjamur di tengah masyarakat, khususnya di kalangan siswa sekolah. “Dalam dunia pendidikan sama sekali tidak dikenal adanya metode pemberdayaan otak tengah. Lagipula, itu katanya disebut dapat meningkatkan kemampuan belajar siswa. Tidakadaitu,”tutur Syaiful Sagala. Sejauh ini metode pemberdayaan otak tengah belum teruji. Itulah yang menuntut kehati-hatian.” 



Lagipula, yang saya ketahui otak tengah itu tidak ada dalam anatomi tubuh manusia,’’ papar profesor bidang pascasarjana itu. Dunia pendidikan hanya mengenal tiga metode yang biasa diterapkan, yakni konstruktifisme, efektifisme, dan humanis. Ketiga metode itu diterapkan melalui proses bertahap dan terus menerus, bukan seperti pemberdayaan otak tengah yang cenderung bersifat instan.

Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Batubara Surya Darma sependapat dengan Profesor Syaiful. Menurut dia, otak tengah itu tidak ada dalam ilmu pengetahuan medis. ’’Kalau ada yang bilang bahwa otak tengah itu ada, itu bohong. Sejauh saya jadi dokter dalam anatomi tubuh manusia, tidak ada otak tengah itu. Saya berani bilang itu tidak dapat dipertanggungjawabkan,” papar Surya Darma.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batubara TM Syafii menyatakan, sejauh ini mereka belum menganjurkan siswa untuk mengikuti program itu. Lagipula, belum ada dukungan atau bukti ilmiah kebenaran program pemberdayaan otak tengah itu. ”Kalau tidak ilmiah, berarti harus diragukan. Saya tidak mau ada siswa yang ikut program, tetapi kemudian tidak mendapatkan apa-apa dari program,” pungkasnya di Limapuluh kemarin. (Ibnudzar/sio)